Powered By Blogger

Rabu, 13 Juni 2012

@tantilaponia

Beberapa bulan yang lalu, hampir setahunlah...makhluk aneh bin ajaib ini menemaniku di kursi paling belakang di ruang multimedia.
Kenapa bisa? karna kami sama-sama terlambat.wakakak
Terus, dia itu orangnya rewa(bhs.mks, artinya kira-kira sok berani.hha), manja, cerewet, tomboy, kutilang(kurus tinggi langsung)-katanya sih mau menggemukkan badan bulan ini-hha.
Sejak saat itulah, kami dekat. Gak dekat banget sih yaaa.hha
Hari ini, si lappo' ini ulang tahun...yeaaaay (keprok-keprok)
Sebenarnya sih ultah ke-XX tpi berhubung dia gak mau banget dibilang tua, yah sutralah...

Happy Birthday Ismayanti ke-17*maksa.hha*,

Semoga panjang umur, murah rezeki, enteng jodoh, cepat laku, makin gemuk, makin pintar, makin rajin, makin cantikk*mau banget*, makin sayang keluarga, rajin sholat, si psikopat tak mengejar lagi, IP-nya diatas 3.0, selalu dalam lindungan-Nya, pokoknya Wish You All The Best lahhh.
Oh iya, ingat traktirannya...minimal di mone' lah pisang goreng panas 2rb + TEBS botol dingin.hha
si cacing ma si cicak pa kabar?hha :D*kaburrr*

Rabu, 23 Mei 2012

40 DAYS AND OTHERS

40 hari telah berlalu...
40 hari yang kelabu...
40 hari tanpa dirimu...
40 hari tak bersamamu...
40 hari tak melihatmu...
Apa kabar?
Kamu baik-baik saja kan?
Apa semuanya baik padamu?
Tak ada yang jahat padamu kan?
Apa yang kau rasakan sekarang?
Kau masih senang-senang saja kan?
Apa yang kau lakukan sekarang?
Apa kau sedang bermain dengan malaikat dan peri-peri cantik?
Sudah lama kau meninggalkan kami, tak rindukah kau pada kami?
Sudah lama kau meninggalkan kami, apa kau sudah menemukan kawan pengganti kami?
Sudah lama kau meninggalkan kami, apa kau tak bosan tanpa kami?
Sudah lama kau meninggalkan kami, tapi kami masih rindu sosokmu, apa kau juga begitu?
Kuharap, bayang dan kenangan tentang kami masih kau bawa dan tak pernah kau lupakan.
Hari ini-menurut beberapa orang-adalah hari terakhir kau masih di dunia.
Hari ini-menurut beberapa orang-adalah hari pertama kau bertemu dengan-Nya.
Hari ini-menurut beberapa orang-adalah hari terakhir kau berada di samping kami.
Hari ini kau benar-benar akan pergi.
Meninggalkan dunia.
Meninggalkan kami.
Meninggalkan semua yang ada.
Tapi, kami tak mau sedih melepasmu.
Kami akan tertawa, bukan karna kami senang kau tak ada, tapi karna kami senang kau akan tenang disana.
Kami akan tersenyum, bukan karna kami suka kehilangan kau, tapi karna kami bangga pernah mengenalmu.
Kami akan berpesta, bukan berpesta pora dengan banyak alkohol, wanita, musik keras atau bahkan narkoba, tapi pesta doa dengan semua tangan terangkat mendoakanmu.
Kami tak akan menangis, bukan karna kami tak sedih, tapi karna kami tahu langkahmu akan lebih berat jika kami menangis.
Kami tak akan meraung, bukan karna kami sudah sangat rela, tapi karna kami tahu kau akan merasa sulit jika kami meraung.
Hari ini, hari ke-40-mu.
Taukah kamu bahwa kepergianmu masih menyisakan beban berat untuk beberapa orang?
Bahkan kudengar kabar bahwa orang-orang yang menemanimu di saat-saat terakhir hidupmu akan dikenakan hukuman berat.
Jika kau ada disini, apa yang akan kau lakukan?
Jika kau ada disini, apa kau juga akan mendukung mereka untuk dihukum berat?
Jika kau ada disini, apa kau juga menginginkan hukuman itu terjadi?
Jika kau ada disini...hmm itu hanya jika, tak mungkin terjadi.
Andai kau membaca tulisan ini, semoga kau tahu bahwa kami tak pernah dan tak akan pernah melupakanmu.
Sekarang, kami sedang berusaha kuat berdiri tanpamu kawan.
Sekarang, kami sedang berusaha berfikir untuk tetap membelamu tanpa melawan mereka kawan.
Sekarang, kami sedang berusaha tertawa meski itu palsu kawan.
Sekarang, semua terasa berbeda tanpamu.
Sangat berbeda.
Taukah kau kalau koridor itu tak seramai dulu lagi?
Perlahan tapi pasti, satu-persatu nahkoda yang dulu menemani perjalanan kita kini mundur dan tak pernah muncul lagi.
Taukan kau kalau ruang kecil itu tak seribut dulu lagi?
Tanpa menunggu aba-aba, mereka yang dulunya seperti haluan kini bungkam tak berbicara.
Taukah kau kalau kapal kita sudah tak kokoh lagi?
Tak butuh waktu lama, sedikit demi sedikit kapal itu selalu terkikis ombak, mulai tak seimbang, dan mungkin tak lama lagi akan karam. Bahkan mungkin nanti hanya tinggal rangka yang juga akan habis termakan rayap atau kikisan arus bawah laut.
Semuanya berubah, memang tak nampak tapi sangat terasa.
Itu terjadi sejak kau tak ada.
Sejak 40 hari yang lalu.

In Memoriam.
Our friend, Recky Glorya Randa Bunga...
40 days ago with love from us, your kedubes :’)

written : Tuesday, 22 May 2012...in your 40 days.

Sabtu, 19 Mei 2012

Mr.268

Akhirnya ia dipindahkan ke lembaga. Tahu apa artinya itu? Kehidupan akan lebih terkekang disana. Akan sulit menemukan kata bebas disana.
268, nama yang kusandangkan untuknya. Tak ada makna spesial di balik nama itu. Kini , wajar memang ia pasrah. Kasus ini makin kabur. Tak ada kejelasan.
268, belum lama aku mengenalnya, belum lama dekat dengannya, tapi rindu rasanya tak bertemu hampir sebulan ini. Ingin sekali aku melihatnya, ingin sekali aku memeluknya...sebentar saja. Hanya sebagai rasa rindu seorang adik terhadap sosok kakaknya yang hebat. Yah...ia hebat, bahkan menurutku ia sangat hebat. Tidak berlebihan jika kukatakan ia kuat. Ia memang kuat, sangat kuat.
268, sosok seorang kakak yang perhatian, selalu punya cerita untuk dibagi, selalu punya motivasi untuk diberi, selalu punya saran untuk menenangkan, dan selalu saja bijaksana tanpa menghilangkan kesan lucu sikapnya.
268, ia tak memenuhi kriteria sebagai orang baik, tapi semua yang ia lakukan akan bisa meyakinkan kita untuk menilainya baik. Ia tak memenuhi kriteria sebagai orang pintar, tapi semua yang ia katakan akan bisa meyakinkan kita untuk menilainya pintar. Ia tak memenuhi syarat sebagai orang yang sempurna, tapi saat kita merasa dekat dengannya semua yang terjadi cukup membuat kita berkesimpulan ia cukup sempurna sebagai seorang teman, seorang sahabat, bahkan seorang saudara.
268, tak lepas dari ingatan awal bertemu dengannya. Ia menakutkan tapi ada yang lain dari sinar matanya dan kutahu itu ajakan persahabatan. Beberapa kali memotivasiku untuk kuat dan tidak cengeng. Berulang kali melarangku menangis hanya karna beberapa masalah sepele.
Hey 268! Lihat aku sekarang. Aku sudah cukup kuat untuk dijatuhkan. Aku sudah cukup tangguh untuk dikalahkan. Air mata ini tidak semudah dulu lagi keluarnya. Air mata ini sudah tau waktu kapan harus keluar dan kapan harus tetap bertahan.
268, ia kakakku. Ia saudaraku. Dan akan tetap begitu meski keadaan menginginkan hal lain. Tak ada yang bisa menggantikan posisinya. Ia kakakku, sampai kapanpun tetap kakakku. Meski mungkin nantinya ia tak akan kembali ke koridor tempat kami pertama bertemu, tak akan ada yang berbeda. Ia tetap kakakku. Saudaraku. Motivatorku. Penyemangatku. Buku harianku. Ia tetap orang yang akan kurindukan untuk berbagi cerita. Ia tetap menjadi orang selalu ingin kuajak bercanda.
268, I will miss U. All about U, my old brother :)